Hari Valentine atau hari kasih sayang masih menjadi fenomenal di Indonesia, karena peringatan hari valentine masih menjadi pro dan kontra di Indonesia. Ada berbagai kalangan yang menolak peringatan hari valentine di Indonesia, saya bisa ambil contoh dari ( http://antaranews.com/berita/1266060751/mahasiswa-sukabumi-tolak-hari-kasih-sayang ) yang berisi pada tanggal 13 februari 2010 sedikit-dikitnya 100 orang mahasiswa di Kota Sukabumi, berunjuk rasa untuk menolak perayaan hari kasih sayang atau hari Valentine.
Koordinator aksi mengatakan, hari kasih sayang ala barat yang digembar-gemborkan oleh masyarakat, khususnya kaum muda saat ini mengusung sesuatu yang sangat berbeda dengan pandangan ajaran agama Islam. Hari valentine tersebut bisa menyebabkan kaum muda terjebak dalam pergaulan bebas dan seks bebas. Karena saat ini banyak kaum pelajar yang sudah tidak perawan dengan adanya pergaulan bebas, katanya. Seks bebas merupakan salah satu dampak dari hari kasih sayang yang didoktrin oleh kaum barat kepada umat Islam. Menurut dia, aksi yang dilakukan ini merupakan salah satu bentuk dakwah kepada anak muda agar tidak perlu merayakan hari kasih sayang dengan hal-hal yang tidak perlu.
Perayaan hari kasih sayang bukan budaya Islam dan hanya mengikuti budaya negara barat serta tidak ada manfaatnya, katanya. Oleh karena itu, tambah dia, pihaknya menolak adanya perayaan hari kasih sayang tersebut. Ia juga mengajak para anak muda khususnya yang muslim agar tidak ikut-ikutan merayakan hari kasih sayang dengan hura-hura yang tidak sesuai dengan adat ketimuran.
Tapi menurut saya pribadi aksi yang dilakukan mahasiswa diatas terlalu berlebihan, menurut saya perayaan hari valentine sangatlah baik, dengan merayakan hari valentine minimal kita telah berbuat atau bersikap kasih sayang satu hari dalam satu tahun, baik kan??
Untuk memperingati hari valentine kita tidak mesti harus merayakan dengan kekasih atau pasangan kita, kita bisa melakukan kepada setiap orang yang kita kenal dan jumpai, kita bisa merayakan dengan orang tua, saudara, teman bahkan musuh kita juga bisa kita ajak untuk merayakan hari valentine. Untuk mengungkapkan hari valentine kita tidak mesti mengeluarkan banyak uang untuk membeli coklat, bunga atau kartu ucapan. Kita cukup menjulurkan tangan kita dan mengucapkan selamat hari valentine dan menanyakan kabarnya, mudahkan??
Memang hari valentine merupakan saduran dari budaya barat, tetapi tidak semua budaya barat bernilai negative, justru hari velentine yang kita sadur dari budaya barat mengajarkan kita untuk mengaplikasikan hari kasih sayang setiap hari, dan hari valentine tidak bisa disalahkan atas rusaknya pergaulan kaum muda di Indonesia, justru rusaknya pergaulan muda di Indonesia karena pemikiran kaum muda di Indonesia yang terlalu sempit dan selalu mendahulukan memikirkan sisi negatif dari pada sisi positif. Jadi garis besarnya saya setuju dengan Hari Valentine....
Akhir kata saya ucapkan terimakasih...and Happy Valentine Days..