1. Adjective Clause Adjective Clause adalah clausa yang fungsinya menerangkan kata benda.Pengertian Adjective Clause di bagi menjadi 2 yaitu :
- Adjective adalah Part of word clause that modifies noun
- Clause adalah kombinasi dari subjek dan predikat tetapi tidak dapat berfungsi.
Adjective clause adalah klausa yang digunakan sebagai adjective. Sebagai adjective, adjective clause digunakan sebagai modifier yaitu untuk menerangkan noun dan pronoun, tetapi tidak pernah digunakan sebagai object kalimat.
Clause ini digunakan untuk memberi keterangan, identitas, dan informasi lain kepada katabenda (Antecedent). Dalam struktur Adjective Clause ditandai dengan Relative Pronoun, yaitu: who, whom, whose, which.
- Who
digunakan untuk orang dalam posisi subjek (human as subject).
- Whom
digunakan untuk orang dalam posisi objek (human as object).
- Which
digunakan untuk benda, baik dalam posisi subjek atau objek (non-human as subject/objek)
- Whose
digunakan untuk kepemilikan
Contoh dari Adjective Clause :
1. Who
The student who doesn’t study seriously will not pass.
2. Whom
The girl whom I introduce to you last week is my student
3. Which
The animal which runs quicly named lion.
4. Whom
The student whose hat is yellow is lazy student
sumber : http://saefullohlipana.ngeblogs.com/2010/02/19/adjective-clause/
2. Conditional Sentences
Conditional Sentences merupakan kalimat yang digunakan untuk menyatakan pengandaian suatu peristiwa yang belum terjadi atau bahkan tidak mungkin terjadi. Kalimat pengandaian ini memiliki beberapa bentuk yang mewakili beragam bentuk waktu, dengan kata lain, bentuk kalimat pengandaian ini akan tergantung pada bentuk waktu peristiwa yang diandaikan. Berikut ini merupakan beberapa pola Conditional Sentences.
RUMUS :
1. IF + S + Present Tense, S + Future Tense
Contoh :
- If it doesn’t rain, I will go shopping.
Real Condition : It will probably rain or not,
so I will probably go shopping or not.
2. If + S + Past Tense, S + Past Future
Contoh :
-If you came home earlier, I would make you a cake
Real Condition : You don’t come home earlier,
So I don’t make a cake for you.
3. If + s + Past Perfect, S + Future Past Perfect
Contoh :
- If you had studied hard, you would have passed the exam.
Real condition : you didn’t study hard, so you didn’t pass the exam
sumber : Google, buku GET SUCCES UN + SPMB B.INGGRIS
http://zifa-kireiwazifa.blogspot.com/2010/03/pengertian-conditional-sentences.html
3. Passive Voice
Passive Voice Kata kerja dalam bentuk passive di bentuk dengan pola to be + past participle (V3)
Active
To Open = Membuka
To Build = Mendirikan
Passive
to be opened = dibuka
to be built = didirikan
Passive Voice dapat digunakan pada semua Tenses.
Example :
the door is opened
the door has been opened
the door is being opened
the door was being opened when I came
the house will be built
the house would be built
he wasn't called (-)
has the door been opened ???(?)
Bentuk Passive biasanya digunakan :
a. untuk menekankan hal yang dilakukan dari pada pelaku hal tersebut, atau bila pelakunya dianggap tidak penting.
- the Hero Monument was built many years ago.
b. bila kita ingin menemukan penderita perlakuan yang dinyatakan oleh kata kerja.
- the man was hit bay a car.
sumber : http://wieimuet.blogspot.com/2009/01/passive-voice.html
4. Degree Of Comparison.
Penggunaan the degrees of comparison dalam kalimat bahasa Inggris harus memperhatikan beberapa hal berikut ini, yaitu:
1. Positive Degree (Tingkat Biasa)
pada umumnya bentuk ini digunakan untuk:
a. Menyatakan suatu keadaan yang apa adanya
Contoh: She is an attractive girl = Dia adalah seorang gadis yang menarik
b. Membandingkan dua benda atau orang yang sama, baik sifat, bentuk atau bagian lainnya. Rumus penggunaannya adalah:
as + positive + as
Contoh: She is as beautiful as her sister = Dia secantik saudara perempuannya
atau dapat digunakan rumus sebagai berikut:
no less + positive + than
Contoh: She is no less beautiful than her sister = Dia secantik saudara perempuannya
c. Menyatakan dua benda atau orang yang tidak memiliki kesamaan. Rumus penggunaannya adalah:
not + so + positive + as
Contoh: His ruler is not so long as mine = Penggarisnya tidak sepanjang milikku
atau dapat digunakan rumus sebagai berikut:
less + positive + than
Contoh: His ruler less long than mine = Penggarisnya tidak sepanjang milikku
2. Comparative Degree (Tingkat Lebih)
pada umumnya bentuk ini digunakan untuk membandingkan dua benda atau orang yang berbeda. Atau dengan kata lain digunakan untuk menyatakan bahwa sesuatu benda atau orang itu mempunyai sifat lebih dibandingkan yang lain. Rumus penggunaannya adalah:
comparative + than
Contoh: My car is faster than his car = Mobilku lebih cepat daripada mobilnya
Disamping itu comparative degree dapat juga digunakan untuk menyatakan...
a. Keadaan yang semakin ..., dengan menambahkan article the sebelum bentuk comparative degree
Contoh: The harder you study English, the cleverer you will be = Semakin giat kamu belajar, semakin pandai kamu jadinya
b. Sifat atau keadaan suatu benda yang semakin lama semakin... atau lebih ... lagi, dengan mengulang bentuk comparative degree yang diubungkan dengan kata and (dan)
Contoh: The son of my uncle is clever and clever = Anak laki-laki pamanku semakin lama semakin pandai
c. Arti jauh lebih ... daripada ..., jika comparative degree diawali dengan kata much
Contoh: It is much farther than before = Jaraknya lebih jauh daripada sebelumnya
3. Superlative Degree (Tingkat Paling)
bentuk ini digunakan untuk menyatakan bahwa sesuatu itu mempunyai sifat paling... dibandingkan dengan yang lainnya. Pada umumnya digunakan untuk membandingkan tiga benda atau lebih. Rumus penggunaan superlative degree adalah:
the + superlative + nouns + in
the + superlative + of
Contoh: He is the cleverest student in this class = Dia murid paling pandai di kelas ini
She is the most beautiful of all the girls = Dia paling cantik diantara semua gadis-gadis itu
atau dapat digunakan rumus sebagai berikut:
the + superlative noun
Contoh: This is the most expensive car = Ini adalah mobil paling mahal
sumber : http://englishdaylessons.blogspot.com/